Kenapa Gelas Wine Berbeda-Beda? Ini Jenis dan Kegunaannya
Pernah bertanya-tanya kenapa wine harus diminum dari gelas yang bentuknya kelihatan mirip, tapi ternyata berbeda-beda? Ada gelas dengan mangkuk besar dan bulat, ada yang lebih ramping, ada juga yang punya bentuk seperti tulip.
Jadi, kalau selama ini kamu mengira satu gelas bisa digunakan untuk semua jenis wine, sebenarnya tidak salah. Namun, menggunakan gelas yang tepat bisa membuat pengalaman minum wine terasa jauh lebih enak. Yuk, kenali jenis-jenis gelas wine dan wine apa yang paling cocok diminum menggunakan masing-masing gelas!
Kenapa Gelas Wine Berbeda-Beda?
Setiap jenis wine memiliki karakter yang berbeda. Ada wine yang aromanya ringan dan segar, ada yang kaya dan kompleks, sementara beberapa wine memiliki aroma buah yang sangat kuat.
Karena itulah, bentuk gelas dibuat berbeda untuk membantu mengarahkan aroma dan rasa wine dengan cara yang paling sesuai.
1. Membantu Mengumpulkan Aroma Wine
Aroma merupakan bagian penting dari pengalaman menikmati wine. Gelas dengan mangkuk yang lebih lebar memberikan ruang bagi wine untuk bernapas dan membantu aroma terkumpul di bagian atas gelas.
Saat gelas sedikit digoyangkan, permukaan wine bersentuhan dengan udara sehingga aroma lebih mudah keluar. Kemudian, bentuk gelas membantu mengarahkan aroma tersebut ke hidung.
2. Mengatur Jumlah Udara yang Masuk ke Wine
Beberapa wine, terutama red wine yang berusia muda dan memiliki karakter kuat, bisa mendapatkan manfaat dari kontak dengan udara.
Gelas dengan mangkuk besar memungkinkan area permukaan wine lebih luas sehingga wine dapat berinteraksi dengan udara. Proses ini sering disebut aerasi.
Sebaliknya, wine yang ringan dan segar biasanya tidak membutuhkan mangkuk sebesar itu.
3. Mengarahkan Wine ke Bagian Mulut Tertentu
Bentuk gelas juga dapat memengaruhi bagaimana wine masuk ke mulut. Gelas dengan bukaan yang lebih sempit, misalnya, membantu mengarahkan wine secara berbeda dibandingkan gelas dengan bukaan lebar.
Tujuannya bukan berarti bagian lidah tertentu hanya bisa merasakan rasa tertentu, tetapi bentuk gelas dapat memengaruhi cara kita mencium aroma dan merasakan tekstur serta keseimbangan wine.
4. Menjaga Suhu Wine
Selain membantu dalam cara memegang gelas wine, tangkai gelas wine juga punya fungsi penting. Dengan memegang tangkai, tangan tidak langsung menyentuh mangkuk gelas sehingga suhu tubuh tidak cepat menghangatkan wine.
Ini penting terutama untuk white wine, rosé, dan sparkling wine yang biasanya lebih nikmat ketika disajikan dalam kondisi dingin.
Jenis-Jenis Gelas Wine dan Kegunaannya
Apa saja jenis gelas wine dan wine apa yang cocok diminum menggunakan gelas tersebut? Simak penjelasan berikut:
1. Red Wine Glass

Gelas untuk red wine biasanya memiliki mangkuk yang lebih besar dibandingkan gelas white wine. Bentuknya bisa berbeda-beda, tergantung jenis red wine yang ingin diminum.
Mangkuk yang besar memberikan ruang bagi wine untuk berinteraksi dengan udara sekaligus membantu aroma terkumpul di dalam gelas.
Red wine glass cocok digunakan untuk wine seperti:
- Cabernet Sauvignon
- Merlot
- Syrah atau Shiraz
- Malbec
- Zinfandel
- Red wine dengan karakter penuh dan kompleks
Untuk red wine yang bold, gelas dengan mangkuk besar biasanya menjadi pilihan yang nyaman.
2. Bordeaux Glass

Bordeaux glass memiliki mangkuk besar tetapi bentuknya cenderung lebih tinggi dan tidak terlalu bulat. Bagian bibir gelas biasanya sedikit menyempit.
Gelas ini dirancang untuk membantu menonjolkan aroma red wine yang kuat sekaligus memberikan ruang cukup bagi wine untuk mendapatkan aerasi.
Kalau kamu sedang menikmati Cabernet Sauvignon yang cukup bold dan tannic, gelas Bordeaux bisa menjadi pilihan yang menarik.
3. Burgundy Glass

Kalau Bordeaux glass cenderung tinggi, Burgundy glass biasanya lebih bulat dengan mangkuk yang sangat lebar. Bentuk ini memberikan area permukaan yang besar untuk membantu aroma wine berkembang.
Gelas Burgundy cocok untuk wine yang aromatik dan lebih delicate, terutama:
- Pinot Noir
- Nebbiolo
- Red Burgundy
4. White Wine Glass

White wine glass biasanya memiliki mangkuk yang lebih kecil dan ramping dibandingkan red wine glass.
Mengapa? White wine umumnya lebih nikmat ketika disajikan dalam kondisi dingin. Mangkuk yang lebih kecil membantu menjaga suhu sekaligus mengarahkan aroma wine ke hidung.
Gelas ini cocok untuk berbagai white wine, seperti:
- Chardonnay
- Sauvignon Blanc
- Riesling
- Pinot Grigio
- Chenin Blanc
5. Chardonnay Glass

Chardonnay punya karakter yang cukup fleksibel. Chardonnay yang ringan dan segar dapat menggunakan gelas white wine standar, sedangkan Chardonnay yang lebih kaya, creamy, atau mengalami oak aging dapat menggunakan gelas dengan mangkuk yang sedikit lebih besar.
Gelas Chardonnay membantu memberikan ruang bagi aroma buah, vanilla, butter, hingga karakter oak untuk berkembang.
Jadi, jangan heran kalau gelas Chardonnay terlihat sedikit lebih besar dibandingkan gelas untuk white wine yang sangat ringan.
6. Riesling Glass

Riesling glass biasanya lebih ramping dan memiliki bentuk yang cukup tinggi. Desain seperti ini membantu menjaga aroma serta karakter segar dari Riesling.
Riesling bisa memiliki rasa mulai dari dry hingga sweet, tetapi umumnya memiliki acidity yang kuat. Gelas yang ramping membantu mempertahankan kesan fresh saat wine diminum.
Selain Riesling, gelas ini juga dapat digunakan untuk wine putih aromatik lainnya.
7. Rosé Wine Glass

Rosé wine sering disajikan dalam gelas yang mirip dengan white wine glass. Bentuknya relatif ramping dengan mangkuk berukuran sedang.
Tujuannya adalah menjaga kesegaran wine sekaligus membantu aroma buahnya tetap terasa.
Rosé glass cocok untuk berbagai jenis rosé, terutama yang memiliki karakter ringan, fruity, dan menyegarkan.
Rosé biasanya paling nikmat dalam kondisi dingin, jadi sebaiknya jangan terlalu lama memegang bagian mangkuk gelas.
8. Champagne atau Sparkling Wine Flute

Kalau bicara sparkling wine, kamu pasti sering melihat gelas berbentuk tinggi dan ramping yang disebut flute.
Bentuknya membantu mempertahankan gelembung atau carbonation lebih lama. Bukaan gelas yang relatif kecil juga membantu menjaga aroma tetap terkumpul.
Gelas flute cocok untuk:
- Champagne
- Cava
- Prosecco
- Sparkling wine lainnya
Meski flute sangat populer, ada juga gelas sparkling wine berbentuk tulip yang memiliki mangkuk sedikit lebih lebar. Bentuk tulip memberikan ruang lebih banyak untuk menikmati aroma sparkling wine tanpa terlalu cepat kehilangan gelembung.
9. Sparkling Wine Coupe

Coupe memiliki bentuk yang sangat berbeda dari flute. Mangkuknya lebar dan dangkal dengan tangkai yang panjang.
Gelas ini terkenal karena tampilannya yang klasik dan elegan. Namun, karena permukaannya lebar, gelembung sparkling wine cenderung lebih cepat hilang dibandingkan ketika menggunakan flute.
Karena itu, coupe lebih sering dipilih untuk alasan estetika dan suasana pesta dibandingkan untuk mempertahankan carbonation selama mungkin.
10. Dessert Wine Glass

Dessert wine glass biasanya berukuran lebih kecil dibandingkan gelas red atau white wine.
Ukurannya disesuaikan dengan karakter dessert wine yang umumnya lebih manis dan dinikmati dalam porsi lebih kecil.
Ukuran yang kecil juga membantu menjaga agar rasa manis tidak terasa terlalu berat ketika diminum dalam jumlah banyak.
11. Port Glass

Port glass memiliki ukuran kecil dengan mangkuk yang dirancang untuk membantu mengarahkan aroma dari fortified wine seperti Port.
Port biasanya memiliki kadar alkohol dan rasa yang lebih intens dibandingkan table wine biasa. Karena itu, porsinya juga cenderung lebih kecil.
Selain Port, gelas kecil seperti ini dapat digunakan untuk beberapa jenis fortified wine lainnya.
Lengkapi Pengalaman Menikmati Wine Bersama Red & White
Sudah tahu jenis gelas wine yang tepat? Sekarang waktunya memilih wine yang ingin kamu nikmati! Kamu bisa menemukan berbagai pilihan wine di liquor store Red & White, dengan cabang yang tersebar di berbagai lokasi.
Mulai dari Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Tangerang, hingga Bali, kamu bisa datang ke toko Red & White terdekat untuk mencari wine sesuai selera dan kebutuhan.
Jangan lupa juga cek promo terbaru Red & White sebelum berbelanja. Siapa tahu ada penawaran menarik yang bisa bikin pengalaman menikmati wine favorit jadi lebih seru. Yuk, kunjungi Red & White terdekat dan temukan pilihan wine yang pas untukmu!