bahan dasar vodka
Published by Elissa D

Perbedaan Bahan Dasar Vodka Dari Jagung, Gandum, dan Anggur

Vodka kerap dianggap sebagai jenis minuman alkohol yang netral dan tak berperisa. Tetapi tahukah kamu bahwa apa itu vodka dan bahan dasarnya pembuatannya sebenarnya berpengaruh besar terhadap tekstur dan sedikit sisa rasa yang kamu rasakan saat meneguknya?

Meski vodka umumnya dikenal bersih dan halus, vodka yang dibuat dari jagung, gandum, atau anggur bahkan kentang bisa terasa sangat berbeda di lidah, mulai dari sensasi lebih creamy hingga lebih crisp dan ringan. Kali ini, kita akan membahas bagaimana bahan dasar mempengaruhi karakter vodka. Yuk simak!

Apa Itu Vodka?

Vodka adalah minuman beralkohol yang disuling dan disaring untuk mencapai karakter yang sangat bersih, jernih, dan relatif netral dalam hal aroma dan rasa.

Jenis minuman alkohol ini biasanya distilasi hingga kadar alkohol yang tinggi, kemudian sering disaring atau bahkan ditambahkan air agar mencapai standar minuman siap konsumsi.

Dalam banyak budaya, vodka menjadi simbol kemurnian karena sifatnya yang minim rasa dan aroma, namun itu tidak berarti semua vodka terasa sama. Asal bahan bakunya dan bagaimana proses produksinya memainkan peran penting dalam tekstur dan sensasi di mulut.

Bahan Dasar Vodka yang Paling Umum

Walaupun secara teknis vodka bisa dibuat dari hampir semua bahan yang mengandung gula atau pati yang bisa difermentasi, beberapa bahan dasar yang paling sering digunakan adalah:

  • Jagung
  • Gandum
  • Anggur
  • Kentang

Setiap bahan membawa karakter tersendiri yang mempengaruhi tekstur dan sensasi vodka saat diminum.

Bagaimana Bahan Dasar Mempengaruhi Rasa dan Mouthfeel

Walaupun vodka sering dipandang sebagai minuman netral, kenyataannya bahan dasar tetap memberi jejak pada hasil akhirnya. Berikut beberapa perbedaan yang bisa kamu rasakan:

1. Vodka dari Jagung (Corn Vodka)

Vodka yang dibuat dari jagung sering disebut sebagai corn vodka. Vodka dari jagung biasanya memiliki karakter:

  • Lebih lembut dan sedikit manis.
  • Sisa rasa halus dan bersih.
  • Cenderung lebih creamy dibandingkan dengan vodka dari bahan lain.

Rasa manisnya datang dari komponen jagung itu sendiri. Hasil akhirnya adalah vodka yang terasa lebih round dan smooth, terutama ketika dinikmati tanpa pencampur atau cukup dengan sedikit es.

2. Vodka dari Gandum (Wheat Vodka)

Vodka yang berasal dari gandum sering kali dianggap sebagai pilihan klasik karena:

  • Karena gandum memiliki rasa yang relatif ringan, vodka dari gandum sering terasa clean dan crisp.
  • Sisa rasa cenderung lebih ringan dan halus, tanpa sisa rasa yang kuat.
  • Aroma yang lembut membuatnya fleksibel dalam banyak sajian.

Vodka gandum adalah pilihan yang sangat baik jika kamu mencari vodka dengan karakter yang tidak mencolok namun tetap enak di mulut. Ini juga membuatnya populer sebagai bahan dasar dalam cocktail klasik seperti martini atau vodka tonic.

3. Vodka dari Anggur (Grape Vodka)

Mungkin terdengar agak tidak biasa, tetapi vodka juga bisa dibuat dari anggur, yang sering digunakan untuk menghasilkan vodka dengan:

  • Rasa yang sedikit lebih halus dan floral
  • Sisa rasa yang ringan dan tipis
  • Nuansa rasa yang lebih elegan dan bersih

Vodka berbasis anggur biasanya dipilih oleh pembuat vodka yang ingin menonjolkan karakter yang hampir seperti brandy atau neutral spirit yang tetap halus. Aroma anggur yang tersisa, meskipun sangat ringan, bisa memberi dimensi tambahan yang menyenangkan pada minuman ini.

4. Vodka Kentang (Potato Vodka)

Walaupun fokus utama kita adalah jagung, gandum, dan anggur, tidak lengkap rasanya jika tidak membahas juga vodka kentang.

  • Vodka dari kentang biasanya terkenal karena tekstur yang lebih creamy dan sedikit lebih berat di mulut.
  • Sensasi di mulut bisa terasa lebih tebal dan halus, memberikan nuansa yang berbeda dibandingkan vodka berbasis biji-bijian.
  • Ini membuat vodka kentang sering dipilih oleh mereka yang menyukai vodka dengan karakter lebih “berisi”.

Kadar Alkohol Vodka

Selain bahan dasarnya, hal lain yang sering ditanyakan adalah kadar alkohol vodka. Kebanyakan vodka dijual dalam rentang 35–50% ABV (Alcohol By Volume) atau dalam persen yang umum digunakan di label minuman keras.

Di Amerika Serikat, standar minimum vodka adalah 40% ABV, meskipun ada juga versi yang lebih tinggi.

Kadar alkohol ini penting karena mempengaruhi cara vodka terasa di mulut, lebih tinggi kadarnya cenderung memberi sensasi panas di tenggorokan, sementara yang lebih rendah terasa lebih halus dan mudah diminum.

Pilihan antara 40% atau lebih tinggi sering kembali lagi ke preferensi pribadi dan bagaimana kamu ingin menikmatinya (misal neat, dengan es, atau sebagai bahan cocktail).

Vodka Bahan Dasar Apa Yang Pernah Kamu Coba?

Meskipun vodka dikenal sebagai minuman yang bersih dan netral, bahan dasar seperti jagung, gandum, anggur, atau kentang tetap memberi perbedaan nyata pada tekstur dan sedikit sisa rasa yang kamu rasakan saat menikmatinya.

Dari jagung yang smooth, gandum yang crisp, anggur yang halus, hingga kentang yang creamy, setiap bahan punya karakter uniknya sendiri.

Jika kamu ingin beli vodka, berbelanja di Red & White memberikan banyak keuntungan yang sayang untuk dilewatkan. Red & White adalah liquor store terkemuka di Indonesia dengan koleksi produk lokal dan internasional terlengkap dari botol populer hingga edisi langka, sehingga kamu tidak perlu pergi ke banyak tempat untuk menemukan pilihan yang kamu inginkan.

Staf yang profesional dan berpengetahuan luas siap membantu memberikan rekomendasi terbaik, baik untuk hadiah, acara spesial, atau sekadar menambah koleksi di rumah, menjadikan pengalaman belanja lebih mudah dan menyenangkan.

Dengan banyak promo menarik dan harga terbaik, kamu tentunya akan sangat untung dari setiap pembelian.

Cabang kami juga tersebar di banyak kota, mulai dari Jakarta PusatJakarta BaratJakarta SelatanJakarta TimurJakarta UtaraBekasiTangerangAmbon, dan Bali. Yuk, kunjungi toko Red & White terdekat!

Enjoy the best drinks from us!

Grab your favorite alcoholic drink, from wine to whiskey, we serve in quality!

Elissa D

Share this article

Tags

Popular post

Is Mixing Different Types of Alcohol Bad for You?

From Hell to Your Glass: The Top 12 Strongest Alcohol Drinks in the World

The History of Jägermeister

Related post

Perbedaan Bahan Dasar Vodka Dari Jagung, Gandum, dan Anggur

Kenali Peat: Mengapa Beberapa Whisky Berasa Asap dan Menyengat?

Rye Whiskey Vs Bourbon: Perbandingan American Whiskey

Recent Promos

Visit us and discover
our latest promo

Red & White Terminal 2D Domestic Departure (Travel Retail Duty Paid)

Red & White W&S Cilandak Town Square

Red & White Senayan City Mall

Red & White Ratu Plaza

Wa Logo

Hotline & Chat