Minuman Alkohol yang Dibakar: 8 Ide Flaming Drinks yang Populer
Pernah melihat minuman cocktail dengan api menyala di atas gelasnya? Selain menarik perhatian, nyala api memberikan kesan keren dan membuat minuman terlihat lebih istimewa. Minuman tersebut dikenal sebagai flaming drinks atau flaming cocktails.
Minuman alkohol yang dibakar bukan sekadar soal penampilan. Kandungan alkohol, aroma, karakter rasa, dan teknik penyajiannya juga perlu dipahami. Api dapat menimbulkan risiko kebakaran, terutama jika minuman disiapkan tanpa peralatan dan keahlian yang memadai.
Lalu, apa nama minuman alkohol yang dibakar dan apa saja contohnya? Berikut penjelasan serta 8 ide flaming drinks populer yang menarik untuk dikenal.
Apa Nama Minuman Alkohol yang Dibakar?
Minuman alkohol yang dibakar dikenal sebagai flaming drinks atau flaming cocktails, yaitu minuman yang menggunakan api sebagai bagian dari penyajian untuk memberikan efek visual atau aroma khas. Contohnya adalah Blue Blazer dan Flaming Dr. Pepper.
Namun, tidak semua alkohol mudah terbakar karena dipengaruhi kadar etanol, suhu, dan pembentukan uap. Oleh karena itu, penyajian flaming drinks memerlukan penanganan khusus dan sebaiknya dilakukan oleh bartender profesional demi keselamatan.
8 Ide Minuman Alkohol yang Dibakar dan Populer
Berikut 8 flaming drinks yang dikenal dalam dunia cocktail. Setiap minuman memiliki karakter rasa dan gaya penyajian berbeda.
1. Blue Blazer

Blue Blazer merupakan salah satu flaming cocktails klasik yang paling terkenal. Minuman ini dikaitkan dengan Jerry Thomas, tokoh penting dalam sejarah bartending Amerika pada abad ke-19.
Bahan utamanya terdiri dari whiskey, air panas, gula, dan kulit lemon. Secara rasa, Blue Blazer menyerupai variasi Hot Toddy dengan karakter whiskey yang kuat, rasa manis ringan, serta aroma citrus.
Yang membuat minuman ini istimewa adalah teknik penyajiannya yang secara tradisional melibatkan perpindahan cairan menyala di antara dua wadah. Teknik tersebut membutuhkan keterampilan, pengendalian suhu, dan perhatian terhadap keselamatan.
2. Flaming Dr. Pepper

Flaming Dr. Pepper adalah minuman yang populer dalam kategori cocktail shot. Meskipun namanya mengandung kata Dr. Pepper, resep klasiknya tidak selalu menggunakan minuman soda tersebut.
Bahan utamanya adalah amaretto, sedikit rum berkadar alkohol tinggi, dan bir yang disajikan terpisah sebagai bagian dari racikan. Amaretto memberikan karakter manis seperti almond, sedangkan bir menambahkan rasa malt yang lebih ringan.
Kombinasi tersebut menghasilkan sensasi rasa yang berbeda dari cocktail buah pada umumnya. Nama Dr. Pepper berasal dari kemiripan rasanya dengan soda berkarakter rempah dan karamel.
3. Holy Water

Holy Water merupakan cocktail bergaya Tiki yang dikenal melalui Seaworthy di New Orleans. Minuman ini memberikan kombinasi rasa kompleks dengan perpaduan rum Jamaika, cognac, citrus, rempah, dan bitters.
4. Storm the Beach

Jika menyukai cocktail tropis, Storm the Beach bisa menjadi inspirasi menarik. Minuman ini berasal dari The Cocktail Club di Charleston, Amerika Serikat, dan terinspirasi dari gaya cocktail Tiki.
Campuran rum, falernum, jus grapefruit, jus jeruk nipis, sirup kayu manis dan jintan, serta Tiki bitters. Hasilnya adalah cocktail dengan perpaduan rasa asam, manis, rempah, dan karakter rum yang kuat.
5. Set the New Year on Fire

Set the New Year on Fire merupakan cocktail yang memadukan whiskey, Campari, daun mint, air jeruk nipis, dan simple syrup. Minuman ini menawarkan karakter rasa yang berbeda karena tidak hanya mengandalkan rasa manis.
Whiskey memberikan aroma kayu dan rempah, sedangkan Campari menambahkan rasa pahit khas herbal. Daun mint dan jeruk nipis membuat hasil akhirnya terasa lebih segar.
Salah satu ciri khas penyajiannya adalah garnish kulit jeruk nipis dengan elemen api. Konsep ini membuatnya menarik untuk acara malam tahun baru atau perayaan khusus di bar.
6. Flaming B-52

B-52 merupakan cocktail shot berlapis yang biasanya terdiri dari coffee liqueur, Irish cream liqueur, dan orange liqueur. Ketiga bahan tersebut memiliki karakter rasa yang berbeda sehingga menghasilkan perpaduan kopi, krim, dan citrus.
Versi Flaming B-52 menambahkan unsur api pada penyajiannya. Namun, lapisan minuman yang mengandung krim dan liqueur tidak boleh dianggap aman hanya karena terlihat menarik. Penggunaan api dapat memicu tumpahan, memanaskan gelas, dan menimbulkan luka bakar.
7. Sambuca dengan Penyajian Flaming

Sambuca adalah liqueur Italia yang dikenal dengan aroma manis. Minuman ini memiliki rasa manis dengan karakter herbal yang kuat.
Sambuca kadang disajikan dalam tradisi bar dengan unsur api. Namun, penyajiannya berbeda-beda tergantung tempat dan gaya bartender. Ada pula cara penyajian tradisional yang menggunakan biji kopi sebagai pelengkap, tanpa perlu membakar minuman.
8. Absinthe dengan Flaming Presentation

Absinthe merupakan minuman beralkohol yang dikenal karena aroma herbal, terutama anise, fennel, dan wormwood. Minuman ini memiliki sejarah panjang dalam budaya kafe Eropa dan sering dikaitkan dengan ritual penyajian yang khas.
Absinthe memiliki kadar alkohol yang bervariasi, tergantung produk. Beberapa jenis memiliki kadar alkohol cukup tinggi, tetapi ini bukan berarti minuman tersebut harus dibakar agar dapat dinikmati.
Temukan Pilihan Minuman di Red and White!
Alkohol mudah terbakar karena uap etanol dapat menyala ketika terkena sumber api. Spirit berkadar alkohol tinggi umumnya lebih mudah mempertahankan nyala dibandingkan bir atau wine.
Selain itu, api alkohol bisa sulit terlihat, sehingga minuman harus dipastikan benar-benar padam sebelum disentuh atau diminum.
Jika ingin menikmati minuman alkohol yang enak, baik mau digunakan untuk flaming drink sekalipun. Prioritaskan kualitas bahan, sajian yang sesuai selera, dan keselamatan.
Untuk mencari pilihan minuman dan kebutuhan acara, kunjungi toko Red and White terdekat yang tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Tangerang, dan Bali. Yuk kunjungi Red and White sekarang dan racik flaming cocktails mu!