shochu dan sake
Published by Elissa D

Shochu vs. Sake: Mana Minuman Alkohol Jepang yang Cocok untuk Kamu?

Kalau kamu sedang penasaran dengan minuman alkohol khas Jepang, pasti sering menemukan perbandingan shochu vs sake. Sekilas memang terlihat mirip karena sama-sama berasal dari Jepang, tapi sebenarnya shochu dan sake punya bahan dasar, cara pembuatan, hingga karakter rasa yang sangat berbeda.

Ada yang ringan dan berasap, ada juga yang lembut dan aromatik. Nah, lewat artikel ini kita akan membahas secara santai apa itu shochu, apa itu sake, perbedaan keduanya dari proses fermentasi dan distilasi, sampai profil rasa yang bikin kamu bisa menentukan mana yang paling cocok dengan seleramu.

Apa Itu Shochu?

Shochu adalah minuman beralkohol tradisional Jepang yang dibuat melalui proses distilasi, sehingga kadar alkoholnya umumnya lebih tinggi dibanding sake yang hanya difermentasi. Shochu biasanya memiliki ABV sekitar 20–25%, membuatnya terasa lebih kuat tapi tetap smooth saat diminum.

Bahan dasar shochu cukup beragam, mulai dari beras, ubi jalar (imo), jelai/barley (mugi), hingga bahan unik seperti kastanye atau wortel. Perbedaan bahan inilah yang membuat setiap shochu punya karakter rasa yang khas, ada yang ringan dan bersih, ada juga yang earthy dan beraroma kuat.

Karena rasanya cenderung fleksibel, shochu bisa dinikmati langsung (straight), dengan es, dicampur air, atau dijadikan highball, cocok untuk kamu yang suka minuman Jepang dengan karakter simpel tapi berkelas.

Apa Itu Sake?

Sake adalah minuman beralkohol ikonik Jepang yang sering dijuluki anggur beras, meskipun sebenarnya proses pembuatannya lebih mirip bir. Sake dibuat melalui fermentasi, bukan distilasi, dengan kadar alkohol sekitar 15–20% ABV, sehingga rasanya cenderung lebih lembut dan mudah dinikmati.

Bahan utama sake terdiri dari beras yang dipoles, jamur koji (yang mengubah pati beras menjadi gula), air, dan ragi. Pada beberapa jenis sake, ditambahkan sedikit alkohol fermentasi untuk menonjolkan aroma dan rasa.

Hasilnya adalah minuman dengan profil rasa yang halus, sedikit manis, umami, dan aromatik, cocok diminum dingin, suhu ruang, atau hangat, tergantung jenis dan selera kamu.

Perbedaan Utama Antara Shochu vs Sake

Kalau masih bingung memilih antara shochu vs sake, kamu nggak sendirian. Keduanya sama-sama minuman alkohol khas Jepang, tapi dibuat dengan cara yang berbeda dan punya karakter rasa yang cukup kontras. Supaya makin gampang dipahami, yuk kita bahas perbedaannya satu per satu:

1. Bahan Dasar

Perbedaan paling mendasar dalam shochu vs sake terletak pada bahan yang digunakan. Sake dibuat hampir sepenuhnya dari beras, sesuai dengan aturan minuman keras Jepang yang hanya mengizinkan beras, koji, dan air sebagai bahan utama.

Meski terlihat sederhana, faktor seperti tingkat pemolesan beras, jenis ragi, serta penambahan sedikit alkohol fermentasi (untuk jenis tertentu) bisa sangat mempengaruhi aroma dan rasa sake.

Sementara itu, shochu justru terkenal karena keragaman bahan dasarnya. Selain beras, shochu sering dibuat dari ubi jalar (imo) dan jelai/barley (mugi). Imo shochu cenderung punya rasa manis alami dan earthy, sedangkan mugi shochu terasa lebih ringan, bersih, dan renyah.

Tak berhenti di situ, ada juga shochu dari jagung, kastanye, hingga gula mentah, yang ditambahkan pada tahap fermentasi kedua. Inilah yang membuat shochu sangat variatif dan seru untuk dicoba-coba.

2. Metode Produksi

Dari sisi produksi, sake dibuat melalui proses fermentasi, metode yang dipercaya sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Pati dalam beras diubah menjadi gula dengan bantuan jamur koji, lalu difermentasi menjadi alkohol oleh ragi. Semua ini terjadi dalam satu rangkaian proses.

Hasilnya adalah minuman dengan kadar alkohol sekitar 15–16% ABV. Sebaliknya, shochu adalah minuman hasil distilasi yang mulai populer sejak abad ke-16.

Setelah difermentasi, cairannya didistilasi untuk memisahkan alkohol dari air, sehingga kadar alkoholnya menjadi lebih tinggi, umumnya sekitar 20–25% ABV. Karena airnya lebih banyak dipisahkan, shochu terasa lebih kuat dibanding sake.

3. Profil Rasa dan Kompleksitas

Dalam perbandingan shochu vs sake, profil rasa juga sangat berbeda. Sake mempertahankan banyak senyawa hasil fermentasi, sehingga rasanya bisa kaya umami, sedikit asam, dengan aroma buah, bunga, beras, hingga kerupuk beras.

Metode pembuatan seperti Ginjo, Daiginjo, Yamahai, atau Kimoto akan semakin mempengaruhi kompleksitas dan karakter rasanya. Di sisi lain, rasa shochu sangat bergantung pada bahan dasar dan cara distilasinya.

Shochu dari ubi jalar biasanya memiliki karakter tanah dan sedikit asap, shochu barley lebih lembut dan nutty, sedangkan shochu beras terasa bersih dan ringan. Proses distilasi membuat rasa shochu lebih tajam dan terfokus, sementara aging (jika ada) membantu melembutkan dan menyeimbangkan hasil akhirnya.

4. Fermentasi dan Distilasi

Inti perbedaan shochu vs sake bisa diringkas di sini. Sake hanya melalui fermentasi, tanpa distilasi sama sekali. Proses pengubahan pati menjadi gula dan gula menjadi alkohol terjadi bersamaan, menghasilkan minuman yang relatif ringan dan kompleks secara aroma.

Shochu, setelah difermentasi, harus melalui distilasi. Proses ini mengkonsentrasikan alkohol dan menghilangkan banyak senyawa sampingan, sehingga menghasilkan minuman yang lebih murni, lebih kuat, dan terasa lebih kering dibanding sake.

Rekomendasi Produk Shochu & Sake Terbaik

Setiap botol shochu dan sake punya cerita dan karakter rasa yang berbeda. Mulai dari yang manis dan ringan hingga yang bersih dan kompleks, rekomendasi berikut siap menemani momen santai kamu:

A. Daiyame – Sweet Potato Shochu

rekomendasi shochu

Kalau kamu penasaran dengan shochu ubi jalar tapi ingin yang aromanya modern dan approachable, Daiyame adalah pilihan aman. Dibuat oleh Hamada Syuzou, shochu ini punya aroma unik yang cenderung fruity dan segar, tidak terlalu earthy seperti shochu ubi jalar klasik.

Dengan ABV 25%, rasanya tetap terasa kuat tapi smooth, enak diminum straighton the rocks, atau dicampur soda. Cocok buat yang ingin naik level dari minuman ringan ke shochu yang lebih serius.

B. Shifuku No Kaori Plum Shochu

plum shochu

Buat kamu yang suka minuman manis dan ringan, Shifuku No Kaori Plum Shochu bisa jadi favorit. Dengan ABV 12%, shochu ini terasa jauh lebih lembut dan easy drinking.

Rasa plum-nya manis, segar, dan sedikit asam, cocok diminum dingin atau dengan es. Pilihan pas untuk pemula atau kamu yang ingin alternatif dari wine dan minuman beralkohol yang manis.

C. Enma Red – Barley Shochu

rekomendasi shochu

Kalau kamu lebih suka rasa yang bersih dan kering, Enma Red Barley Shochu wajib dicoba. Terbuat dari jelai/barley dengan ABV 25%, shochu ini punya karakter ringan, nutty, dan smooth, tanpa rasa tanah yang kuat.

Sangat cocok diminum straight atau sebagai highball, dan sering jadi favorit penikmat shochu yang sudah berpengalaman.

D. Kurosawa Nigori Sake

sake

Untuk pencinta sake yang lembut dan creamy, Kurosawa Nigori adalah pilihan yang menyenangkan. Dengan ABV 8%, sake ini tergolong ringan dan mudah diminum.

Teksturnya sedikit keruh (nigori) dengan rasa beras, manis lembut, dan milky, cocok untuk dinikmati dingin. Ideal buat pemula atau kamu yang suka sake dengan karakter manis dan ramah di lidah.

E. Hakkaisan – Tokubetsu Junmai Sake

shochu vs sake

Kalau kamu mencari sake klasik dengan kualitas tinggi, Hakkaisan Tokubetsu Junmai adalah pilihan aman dan elegan. Dengan ABV 16%, sake ini menawarkan rasa bersih, dry, sedikit umami, dan sangat seimbang.

Cocok dipadukan dengan makanan Jepang maupun diminum sendiri, baik dingin maupun suhu ruang. Ini tipe sake yang disukai pemula hingga penikmat serius.

Coba Langsung dan Bandingkan Rasanya!

Pada akhirnya, memilih antara shochu vs sake kembali ke selera dan momen kamu menikmatinya. Sake cocok untuk kamu yang suka minuman beralkohol dengan rasa halus, umami, dan aromatik, sementara shochu pas buat yang ingin minuman lebih ringan alkoholnya, bersih, dan fleksibel untuk diminum straight, on the rocks, atau dicampur.

Lagi cari tempat yang pas buat eksplor sake pairing tanpa ribet? Yuk, mampir ke liquor store Red & White terdekat! Red & White hadir di banyak lokasi seperti Jakarta PusatJakarta BaratJakarta SelatanJakarta TimurJakarta UtaraBekasiTangerangAmbon, hingga Bali, jadi mudah banget dijangkau.

Di sini kamu bisa menemukan berbagai pilihan sake berkualitas dan dapat rekomendasi pairing yang cocok dengan makanan favoritmu, mulai dari sushi, grill, sampai hidangan lokal. Dengan staf yang ramah dan pilihan lengkap, Red & White bikin pengalaman memilih sake jadi lebih seru, santai, dan pastinya tepat sasaran!

Enjoy the best drinks from us!

Grab your favorite alcoholic drink, from wine to whiskey, we serve in quality!

Elissa D

Share this article

Tags

Popular post

Is Mixing Different Types of Alcohol Bad for You?

From Hell to Your Glass: The Top 12 Strongest Alcohol Drinks in the World

The History of Jägermeister

Related post

Cari Tempat Beli Alkohol di Bandara? Ini Lokasi dan Kontak Red & White Airport

Shochu vs. Sake: Mana Minuman Alkohol Jepang yang Cocok untuk Kamu?

Kenali Berbagai Jenis Gin: Plymouth, Old Tom, hingga Navy Strength Gin

Recent Promos

Visit us and discover
our latest promo

Red & White Terminal 2D Domestic Departure (Travel Retail Duty Paid)

Red & White W&S Cilandak Town Square

Red & White Senayan City Mall

Red & White Ratu Plaza

Wa Logo

Hotline & Chat